Tuesday, 3 July 2018

Tik Tok Resmi Dibokir, Ini Daftar Aplikasi Serupa


Portalberitaglobal, Banda Aceh – Aplikasi viral Tik Tok resmi diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika. Aplikasi tersebut dinilai memberi dampak buruk bagi masyarakat terutama dari kalangan anak-anak. Hal ini berdasarkan banyaknya laporan masyarkat yang risau terhadap konten dalam aplikasi tersebut.

Menteri Komunikasi dan Informatika ketika ditemui di kantor PBNU, Jakarta, Selasa, 3 Juli 2018 menyampaikan bahwa laporan yang diterima dari masyarakat sampai ribuan dalam beberapa hari terakhir. Dan pihak Rudiantara sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak juga bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk meminta masukan.

Namun meskipun Tik Tok dihapus, ternyata masih ada beberapa aplikasi serupa yang masih bisa diunduh di Android maupun iOs. Berikut rangkuman yang kami himpun:

1. Musical.ly

Aplikasi yang dirilis pada Agustus 3 tahun silam ini merupakann platform untuk membuat video kreatif nan kocak. Aplikasi ini sudah diunduh lebih dari 100 juta kali.






2. Dubsmash

Jika anda penggemar lipsync, maka aplikasi ini cocok bagi Anda. Dubsmash memungkinkan pengguna membuat konten dengan cara lipsync. Ada banyak sekali suara ataupun lagu yang bisa dipilih. Aplikasi ini dirilis pada oktober 2014 oleh Mobile Motion HmbH dan hingga kini sudah diunduh sebanyak lebih dari 100 juta kali.


3.  Vigo Video

Aplikasi besutan BYTEMOD PT LTD ini dirilis pada Juli 2017. Dalam kurun setahun ini sudah diunduh lebih dari 50 juta kali di Playstore. Aplikasi ini dilengkapi sistem algoritam canggih yang dapat mempromosikan video bakat tersebut.


4. Kwai Go

Kwai Go adalah aplikasi berbagai video pendek dan serupa dengan Tik Tok, bedanya di Kwai Go Anda bisa mendapatkan penghasilan penghasilan dari Kwai Poin yang Anda hasilkan dari konten yang Anda buat. Aplikasi ini sudah diunduh lebih dari 10 juta kali.


5.  Bigo Live

Aplikasi broadcast dalam bentuk video live streaming  ini merupakan salah satu media terpopuler untuk menyiarkan kegiatan diri sendiri secara online kepada para member Bigo Live.


Tersingkir dari 16 Besar, Tim Jepang dan Supporter Tetap Perlihatkan Hal Positif


Portalberitaglobal.blogspot.com, Banda Aceh – Jepang, satu-satunyan negara wakil asia yang lolos 16 besar piala dunia 2018, akhirnya harus mengikuti jejak Spanyol untuk kembali ke negaranya. Setelah bermain sengit dengan Belgia, Jepang Tersingkir dengan skor 2-3 pada pertandingan yang digelar di Rostov Arena, Selasa (3/7/2018) dini hari WIB.

Jepang sempat memimpin dengan skor 2-0 terhadap belgia pada awal babak kedua. Tetapi timnas Belgia tetap tidak menyerah hingga akhirnya mampu menyamai kedudukan 2-2 yang membuat Jepang berada dalam posisi terancam. Kondisi ini tidak membaik bagi Tim Jepang ketika Belgia menmbah pundi-pundi gol di menit-menit terakhir sehingga Belgia unggul 3-2. Tentu ini kekalahan yang amat menyedihkan bagi para pemain Jepang dan juga suporter mereka. Alih-alih merasa kesal, Timnas Jepang dan para supporternya malah memperlihatkan perilaku yang amat terpuji.

Setelah pertandingan usai, para supporter tetap menunjukkan sikap yang berkelas dan layak untuk dipuji. Mereka tetap memunguti sisa-sisa sampah yang ditinggalkan seusai pertandingan. Walaupun terlihat sedih, para warganet di twitter salut dan memuji perilaku supporter Jepang.




Jepang masih lanjut memukau para warganet. Ternyata tidak hanya suporternya yang memperlihatkan hal positif. Para pemain yang sedang patah hati akibat kekalahannya yang sangat menyakitkan masih empat membersihkan ruang ganti mereka. Berikut tampak pujian warganet terhadap Timnas Jepang yang meninggalka ruang ganti dalam keadaan sangat rapi dan bersih. Tidak sampai disitu, Timnas Jepang bahkan  meninggalkan secarik kertas bertuliskan dalam bahasa Rusia yang berarti “terima kasih.”




Tuesday, 4 July 2017

Atmosfer Ramadhan Di Serambi Mekkah

          Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan  dan kenikmatan dalam satu bulan penuh. Banyak sekali limpahan nikmat pahala dan rezeki yang Allah berikan kepada umatnya pada bulan ini, bermacam ragam nikmat yang beliau berikan kepada kita. Banyak orang dibulan puasa mengais rezeki tambahan dengan cara berjualan takjil di tempat. Banyak para pedagang dadakan yang jualan takjil di sekitaran kopelma dimana sepanjang jalan terbentang tersebut banyak para ibu-ibu atau bapak-bapak dan bahkan anak muda menjajalkan takjil buatan mereka  dengan bermacam ragam jenis pilihan.
            Tentu saja banyak pedagang yang mendapatkan keuntungan yang lebih di bulan yang suci ini dimana warga pasti akan banyak berburu takjil maupun menu makanan lainnya lagi untuk berbuka puasa. Di tanah Aceh sendiri memiliki banyak takjil yang khas dari Aceh namun hanya sering dijumpai hanya bulan puasa tiba seperti Bohromrom, kanji rumba dan masih banyak lagi jajanan yang hanya sering kita jumpai pada bulan ramadhan. Sepanjang jalan Kopelma banyak warga juga yang menjual makanan yang sangat khas dari Aceh besar yaitu Kuah Beulangong  dengan Rp 25.000,00- kita bisa membawa pulang 1 porsi daging kuah Beulangong yang sedap dan menggugah selera.
            Ilham dan Alfinas, salah satu mahasiswa yang menjajalkan takjil pokat kocok mengatakan “ kita mulai berjualan pokat kocok pukul 16.30 sampai setelah buka puasa biasanya laku 30 cup perhari, dengan harga 1 cup Rp 10.000,00-“ ini membuktikan bahwa pendapatan warga pada saat bulan Ramadhan bisa melonjak hingga 50 % dikarenakan banyak warga lebih memilih membeli daripada membuatnya dirumah apalagi banyaknya mahasiswa juga orang yang sibuk berkerja dikantoran pada siang hari jadi tidak bisa mempersiapkan menu berbuka puasa. Kata seorang pekerja yang berseragam PNS mengatakan “Dengan adanya pedangang yang banyak seperti ini jadi saya tidak repot lagi untuk memikirkan memasak lagi dirumah, jadi ya saya bisa tinggal beli saja tidak perlu repot”. Senada dengan pembeli lainnya yang banyak memburu spot takjil di Banda Aceh seperti di daerah Blang Padang, Sp7 Ule kareng, Jambo Tape dan lain sebagainya.
            Sembari memburu takjil, juga banyak warga yang menghabiskan waktu menunggu berbuka puasa atau biasanya disebut ngabuburit dengan keliling kota Banda Aceh. Masjid Raya Baiturrahman menjadi tempat favorit warga Banda Aceh untuk menghabiskan waktu dengan berfoto, bersantai, dan iktikaf di masjid. Saat ini juga sedang musimnya sepatu roda jadi banyak orang tua yang membawa anaknya untuk bermain sepatu roda salah satu tempat yang paling ramai adalah di lapangan skateboard yang berdekatan dengan Masjid Oman.

            Suasana Ramadhan begitu terasa berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Aceh sebagai tempat penerapan syariat islam memberikan rasa dan suasana ramadhan yang berebeda dengan daerah-daerah lain. Atmosfer Ramadhan dan puasa terlihat jelas di sini karena kedai dan penyedia makanan tutup pada siang hari.

Momen Idul Fitri Saatnya Silaturrahmi

Gema takbir telah bergema diseluruh belahan dunia yang  menandakan hari raya Idul Fitri telah tiba. Masyarakat menyambutnya dengan penuh suka cita, apalagi di di Indonesia, khususnya Aceh sebagai daerah dengan jumlah muslim terbanyak didunia, serta kental dengan nilai keisalaman. Hari raya Idul Fitri atau biasa disebut dengan lebaran di Indonesia, merupakan  hari besar umat islam yang  jatuh pada tanggal 1 Syawal .  Idul Fitri sangat sakral bagi  umat Islam, di Indonesia biasanya dikenal kata mudik (pulang kampung) yang dilakukan oleh perantau dengan tujuan untuk saling berkumpul dan bersilahturahmi bersama keluarga besar di tempat kelahiran. Indonesia memiliki banyak tradisi lokal untuk menyambut lebaran yang tidak dijumpai pada daerah bahkan negara-negara lainnya. Aceh, sebagai daerah yang dikenal sebagai serambi mekkkah memiliki budaya sendiri dalam menyambut hari raya Idul Fitri.
Di Aceh ada sebuah tradisi yang disebut “megang”, yakni satu hari sebelum hari raya dimana masyarakat pada hari itu berbondong-bondong membeli daging sapi(lembu). Meugang adalah tradisi memasak daging dan menikmatinya bersama keluarga, kerabat dan yatim piatu oleh masyarakat Aceh. Pada dasarnya megang atau juga dikenal dengan sebutan makmegang berlangsung selama satu hari yakni 1 hari sebelum bulan Ramadhan dan 1 hari sebelum hari raya Idul Fitri. Namun kini tradisi megang khususnya di perkotaan berlangsung selama 2 dua hari berturut-turut sehingga dikenal adanya sebutan “megang ubeut” dan “meugang rayeuk”.
Keistimewaan Hari raya Idul Fitri juga terlihat pada perintah Rasulullah, pada hari yang istimewa tersebut, akan ada shalat sunnah hari raya sebanyak dua rakaa’at dan dilanjutkan dengan khutbah. Masyarakat di Aceh biasa menyebutnya dengan shalat ied. Shalat berlangsung di mesjid-mesjid maupun di lapangan terbuka. Pada hari raya kali ini, saya melaksanakan shalat ied di Mesjid Al-Muchlisin, Gampong Tempok Teungoh, Kota Lhokseumawe. Pelaksanaan shalat sunnah Idul Fitri diimami oleh imam besar Mesjid Al-Muchlisin Tgk. Rajali Idris dengan Khatib yang datang dari  Lueng Putu, Pidie Jaya, yakni Tgk. Daud Hasbi. Beliau berceramah tentang kehidupan dan umur manusia yang singkat serta sia-sia apabila tidak depenuhi dengan ibadah. Kemudian beliau juga mengingatkan para jama’ah mengenai kematian yang bisa menjemput kapan saja. Beliau berwasiat untuk para jamaah untuk senantiasa melaksanakan ibadah selagi masih muda, karena ketiak sudah tua maka akan sulit melakasanakan  ibadah secara sempurna, belum lagi usia manusai belum tentu bisa sampai ke usia tua.

Setelah selelsai khutbah, maka selesailah pelaksanaan ibadah shalat sunnah Idul Fitri dengan ditutup acara maaf-maafan dan  salam-salaman. Kemudia sebagai bagaimana yang terjadi di wilayah indonesia lainnya, budaya silaturrahmi dan juga mudik pun tidak luput menjadi tradisi di Aceh. Kunjung-mengunjung sanak-saudara, tetangga, bahkan teman sejawat. Ajang hari raya Idul Fitri pun menjadi momen silaturrahmi teman lama. Mulai dari kumpul teman SD sampai kerabat kerja.

Wednesday, 18 February 2015

Paragraf Induktif, Deduktif, dan Campuran

Paragraf. Kata tersebut sudah sangat familiar bagi seorang siswa. Bagaimana tidak, kita telah mengenal paragraf dimulai dari sekolah dasar. Paragraf itu salah satu hal yang sangat penting yang wajib dipelajari karena tidak satupun pelajar yang bisa terlepas dari paragraf, entah itu siswa atau mahasiswa sekalipun. Bahkan suka tidak suka, seorang pelajar harus mampu menguasainya. Karena apa? Menurut pengalaman pribadi saya yang telah mengikuti 2 kali Ujian Nasional (UN) dan Alhamdulillah lulus dan sekarang hendak mengikuti UN ketiga dan Insya Allah akan menjadi UN terakhir bagi saya, paragraf seakan-akan memiliki bagian tersendiri yang selalu menarik untuk dipersoalkan.

Oleh karena itu saya akan menjelaskan mengenai perbedaan paragraf induktif, deduktif, dan campuran untuk sekedar mengulang pelajaran yang sudah berulang kali diajarkan oleh guru-guru kita sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Penjelasan tersebut saya abmil dari buku catatan pelajaran B. Indonesia kelas XII.

Sebuah paragraf yang baik hanya memiliki 1 ide pokok. Ide pokok ini terdapat pada kalimat utama(kalimat topik). Kalimat utama adalah kalimat yang masih bersifat umum atau masih memerlukan pengembangan dan penjelasan lebih lanjut dari kalimat-kalimat penjelas.

Paragraf menurut letak kalimat utama dalam paragraf :

  1. Pargraf Deduktif, yaitu paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal paragraf, diikuti dengan kalimat penjelas sampai akhir paragraf. jadi, ide pokok terletak di awal paragraf.
  2. Pargraf Induktif, paragraf yang kalimat utamanya terletak di akhir paragraf. Paragraf ini dimulai dengan kalimat penjelas.
  3. Paragraf Campuran, pargraf yang kalimat utamanya terletak di awal dan akhir paragraf. Ide pokok yang berada di awal paragraf diulang lagi pada akhir paragraf. Pengulangan ini biasanya dilakukan untuk lebih menguatkan pernyataan pada ide pokokonya.

sekian penjelasan mengenai jenis-jenis paragraf, semoga dapat membantu teman- teman dalam mengerjakan tugas atau hanya sekedar memahami kembali. Terima kasih :).